Berita

Rismon Sianipar Undang Roy Suryo Cs Bertemu untuk Buktikan Keaslian Ijazah Jokowi

Posted by: Deli Hermanto

15 March 2026 05:36 WIB

Rismon Sianipar Undang Roy Suryo Cs Bertemu untuk Buktikan Keaslian Ijazah Jokowi
Foto: Istimewa

Jakarta – Rismon Hasiholan Sianipar mengundang Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa untuk bertemu secara terbuka guna membuktikan metode penelitiannya terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Ajakan tersebut disampaikan Rismon usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

Dalam pernyataannya, Rismon mengatakan siap mendemonstrasikan secara langsung metode analisis yang digunakannya dalam meneliti dokumen ijazah tersebut. Ia bahkan mengusulkan agar pertemuan tersebut dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan wartawan agar proses pembuktian dapat disaksikan publik.

“Saya undang Pak Roy Suryo atau yang lainnya, ayo kita secara terbuka undang wartawan. Saya akan demonstrasikan metode saya bagaimana pencahayaan dengan sudut tertentu bisa menghilangkan warna tertentu yang secara kromatik atau nilai integer dekat dengan warna lain,” ujar Rismon.

ADVERTISEMENT

Menurut Rismon, metode yang digunakannya berkaitan dengan analisis warna dan pencahayaan dalam dokumen digital. Ia menjelaskan bahwa pada kondisi tertentu, elemen seperti stempel dapat terlihat seolah tidak ada karena tertimpa warna lain yang memiliki nilai kromatik yang berdekatan.

Ia mencontohkan bahwa stempel dengan warna gelap dapat terlihat hilang ketika tertimpa warna hitam. Namun, dengan rotasi cahaya pada sudut tertentu, bagian yang sebelumnya tidak terlihat tersebut dapat muncul kembali.

“Contohnya stempel yang kita analisa sebelumnya tidak ada. Saya rekonstruksi stempel yang warnanya gelap ketika ditimpa dengan warna hitam maka secara kromatik nilainya dekat. Kalau dirotasi dengan cahaya tertentu bagian itu bisa hilang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rismon mengaku siap menerima kritik maupun cemoohan atas perubahan sikapnya dalam kasus tersebut. Ia menegaskan lebih memilih dicaci atau dianggap sebagai pengkhianat daripada harus menyembunyikan kebenaran yang menurutnya telah ia temukan melalui penelitian lanjutan.

“Saya lebih baik dihina dan dicaci sebagai pengkhianat daripada saya tidak bisa tidur karena menyembunyikan sesuatu,” kata dia.

Karena itu, Rismon menyatakan kesiapannya untuk mempresentasikan temuan dan metode penelitiannya baik secara privat maupun terbuka di hadapan Roy Suryo dan Dokter Tifa. Ia berharap diskursus yang terjadi dapat berlangsung secara ilmiah dan beretika.

“Saya hormati teman-teman Pak Roy dan Bu Tifa sebagai sahabat dan keluarga. Tetapi marilah kita berdiskursus, beropini tidak ad hominem. Mari kita cerdaskan republik ini, bantah temuan saya dengan cara beradab dan beretika,” ujarnya.

Seperti diketahui, Rismon merupakan salah satu tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Ia sebelumnya termasuk pihak yang melakukan penelitian serta menyebarkan analisis mengenai dugaan kejanggalan pada ijazah tersebut.

Namun setelah melakukan penelitian lanjutan, Rismon mengaku menemukan fakta baru yang membuatnya merevisi kesimpulan sebelumnya. Ia kemudian menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui sebuah video.

Tidak hanya melalui video, Rismon juga mendatangi langsung kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (12/3/2026) petang. Ia datang bersama kuasa hukumnya untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung di rumah pribadi Jokowi yang berada di kawasan Sumber, Banjarsari.

Dalam proses hukum yang sedang berjalan, Rismon juga telah mengajukan penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice. Langkah tersebut ditempuh agar kasus yang menjeratnya dapat diselesaikan secara damai.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (5)

D
Dul mufti 17/03/2026

Bang Roy dan mbak Tifa jangan mau atau haram di undang atau di temui oleh pengkhianat durjana,

A
Adji Basuki 15/03/2026

Jadi, apa artinya buku Jokowi's White Paper dan Gibran End Game selama ini? Jika buku itu dianggap tidak lengkap dan keliru, berarti masyarakat selama ini dibohongi? Ternyata hanya segini kualitas intelektualitas kita ...

N
Nani suswintari 15/03/2026

Demi nkri tidak ada kata maaf n damai jokowi,seperti yang diungkapkan rismon sipenghianat Pak roy n bu tifa tak sudi diundang

H
Hilmi Kaliang 15/03/2026

Bagaimana Rismon H. Sianipar mensingkron dua pernyataannya sendiri : 1. Alangkah hinanya RHS, bila minta maaf, saya lebih baik mati daripada dituduh sebagai pengkhianat seumur hidup. 2. Saya lebih baik dihina, dituduh sebagai pengkhianat dari pada saya tidak bisa tidur karena menyembunyikan sesuatu Semoga dalam bukunya (semoga nanti tidak salah lagi) dijelaskan

S
sama 15/03/2026

sama halnya ijasah Jokowi dan Termul Rismon