Ribuan Bibit Terorisme Lahir di Sumbar, Ini Tanggapan Buya Gusrizal Gazahar

217

Triaspolitica.net : Ranah Minang atau yang dikenal dengan Provinsi Sumatera Barat dikejutkan dengan penangkapan lima orang terduga terorisme oleh Densus 88 pada hari Senin kemarin di tiga kota di Sumatera Barat.

“Satu ditangkap di Bukittinggi, satu dari Payakumbuh, tiga orang di Padang,” ungkap Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi, seperti dikutip dari media Sumbar, Covesia.com, Senin, (13/8/2018).

Sementara itu, menurut pengamat terorisme Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh, Al Chaidar mengatakan bahwa ada ribuan bibit teroris lahir di Sumbar.

“Di Sumbar ada sekitar 3.000 anggotanya. Ribuan orang itu terafiliasi dengan ISIS, Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan jaringan Jamaah Ansharut Khilafah (JAK). Sebenarnya ada satu kelompok lagi, tapi saya belum tahu nama kelompoknya,” ungkap Al Chaidar, seperti dikutip dari Harian Haluan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua MUI Sumatera Barat yang juga merupakan Ulama Kharismatik di Ranah Minang, Buya Gusrizal Gazahar mempertanyakan data tersebut. Buya Gusrizal meminta pernyataan tersebut harus dipertanggungjawabkan karena sudah berupa tuduhan.

“Saya berharap ada putera Minang yang bergerak untuk meminta klarifikasi terkait pernyataan ini. Kita sepakat menolak terorisme tapi menuduh suatu daerah dengan pernyataan seperti itu, jelas sekali bukannya membuat masyarakat faham dengan bahaya terorisme tapi malah menimbulkan kegelisahan dan terasa pelecehan,” ungkap Buya Gusrizal.

“Kalau memang ada ribuan di Sumbar, saya minta aparat berjelas-jelas dengan unsur pimpinan masyarakat di Sumatera Barat. Kalau tidak, berarti statemen ini hanya membuat kekacauan dan tuduhan serius serta kontra produktif dengan usaha deradikalisasi yang selama ini dilakukan,” tegas Buya Gusrizal. (DH/MTD)

Sumber : CovesiaHarian HaluanBuya Gusrizal Gazahar | Redaktur : Hermanto Deli

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here