(Video) Penjelasan MUI Sumbar terkait Fatwa MUI Pusat tentang Vaksin MR

256

Triaspolitica.net : Pasca diterbitkannya Fatwa MUI nomor 13 tahun 2018 tentang dibolehkannya penggunaan vaksin MR. Ketua MUI Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar memberikan penjelasan terkait fatwa tersebut bahwa pada dasarnya hukum asal vaksin MR itu adalah haram karena mengandung unsur babi dan human cell.

“Memang MUI Sumbar tidak memiliki kewenangan untuk produk berskala nasional tapi MUI Sumbar meminta jangan ada pemaksaan dalam pelaksanaan imunisasi MR tersebut kepada anak-anak,” kata Buya Gusrizal dalam pernyataan yang dirilis di akun resmi beliau.

MUI Sumbar juga mengirimkan Surat B 056/MUI-SB/VII/2018 kepada Gubernur Sumbar dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat agar pelaksanaan imunisasi dilakukan dengan sukarela tanpa ada pemaksaan dan harus disertai dengan adanya surat persetujuan dari orang tua anak yang akan diimunisasi. (DH/MTD)

Simak selengkapnya penjelasan Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar berikut ini :

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here