Langsung ke konten utama

Angkat Revitalisasi Konsep dan Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia, Antarkan Iramady Irdja Meraih Gelar Doktor Ilmu Politik

Triaspolitica.net : Program Ilmu Politik Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional kembali meluluskan Doktor atas nama Iramady Irdja pada Kamis (23/9) di Ruang Seminar Gedung Menara UNAS. Ia meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasi dengan judul “Revitalisasi Konsep dan Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia”. 

Dalam pandangannya melalui perspektif ekonomi politik, Iramady melihat bahwa konsep dan kebijakan pengembangan perbankan syariah yang berlaku saat ini cenderung bersifat parsial. Yaitu belum sepenuhnya mengintegrasikan antara faktor internal perbankan syariah (push factors) dan peran perekonomian Islam secara lebih luas (pull factors).

Melalui disertasi ini, Iramady menemukan bahwa kondisi perbankan syariah terjebak dalam praktik liberal yang secara substantif diterapkan di lingkungan perbankan syariah. Sedangkan revitalisasi pendekatan dalam perumusan konsep dan kebijakan perbankan syariah yang masih parsial belum tentu sepenuhnya cukup untuk mengembangkan perbankan syariah. 

“Dalam pengembangan perbankan syariah itu lebih ditekankan pada aspek pengawasan dan miskin sekali pendekatan-pendekatan yang dilakukan oleh regulator yang sifatnya mendorong akselerasi pengembangan perbankan syariah,” tuturnya. Ia juga menambahkan, “dalam penyusunan konsepnya, selama ini kita fokus kepada metode pengembangan syariah dan ekonomi islam. Ternyata dari pelaksanaan teori ekonomi islam pun tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan kita,” jelas Iramady yang saat ini sedang menjabat sebagai anggota komite Bank Mega. 


Kemudian, untuk pengembangan perbankan syariah Iramady menyampaikan bahwa pemerintah harus melakukan affirmation actions. “Dari hasil pemikiran kami perbankan syariah ini terjadi distorsi yang selama ini tak pernah dikaji dan tidak pernah dibahas secara serius. Distorsi pertama adalah unbalanced competition yaitu kompetisi pasar yang tidak berimbang. Karena langsung dihadapkan kompetitor bank-bank konvensional yang sudah menggurita. Kemudian yang kedua, market driven, praktik pasar bebas, ketiga government driven, pemerintah tidak berfungsi sebagai pengendali dan pengawas terhadap terjadinya distorsi pasar, dan itupun tidak terjadi. Ketiga distorsi pasar ini berstimulan berakumulasi sehingga menimbulkan kemandekan yang kronis, kompleks, dan struktural terhadap pertumbuhan perbankan syariah,” jelasnya. 

Iramady juga menemukan bahwa dalam perbankan syariah tidak lepas dari konten masalah politik. Sehingga, masalah politik melatar belakangi hambatan pengembangan perbankan syariah. “Kalau menurut hitung-hitung saya, 80% masalahnya berasal dari politik sedangkan 20% masalah ekonomi,” ungkapnya yang telah menjabat lebih dari 30 tahun di Bank Indonesia. 

Dalam kaitan ini, Iramady mengusulkan kontribusi berupa 2 novelty utama dan 2 novelty elaborasi teoritis. Novelty utama pertama berupa substansi dari “revitalisasi konsep dan kebijakan” perbankan syariah yaitu “Konstruksi Konsep Perbankan Syariah Holistik” yang menghendaki perubahan perspektif, yang semula lebih berkarakterkan mono-disiplin menjadi multi-disiplin. Novelty utama kedua yaitu langkah “revitalisasi kebijakan pemerintah” berupa affirmative action guna menyelesaikan Distorsi Pasar perbankan syariah. 

Selain itu, 2 novelty elaborasi teoritis yakni elaborasi teori oligarki meliputi metamorphosis karakteristik oligarki kapitalis dan korporasi militer, yang belum terakomodasi dalam teori oligarki. Dalam hal elaborasi teori komunikasi, menawarkan pendalaman terkait motivasi state actor dalam kebijakan perbankan syariah yang ternyata tidak steril dari kepentingan ekonomi dan politik. 


Dalam sidang promosi doktor ini, Iramady dipromotori oleh Prof. Dr. Syarif Hidayat bersama co-promotor Prof. Dr. Umar Basalim, DES. Sementara penguji pada sidang promosi ini yaitu Prof. Dr. Eko Sugiyanto, M.Si. (Ketua Sidang), Prof. Dr. Maswadi Rauf, MA. (Anggota Penguji), Dr. TB Massa Djafar (Anggota Penguji), dan Dr. Aviliani, SE.,M.Si (Anggota Penguji) yang sedang berhalangan hadir. Iramady Irdja berhasil meraih predikat dengan pujian/cumlaude dalam sidang terbuka Promosi Doktor. (ARS).

Iramady Irdja juga merupakan salah satu Dewan Penasehat di Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM).  Merujuk  disertasi beliau perlu ditegaskan bahwa BP2DIM juga mendukung pengembangan perbankan syariah di Indonesia khususnya di Sumatera Barat yang sedang dalam proses perubahan menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM).

Sumber : Humas BP2DIM 

Anton Pratama,S.E

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu

Triaspolitica.net : Putri proklamator Sukarno, Sukmawati Soekarnoputri bakal menjalani ritual pindah agama dari Islam ke Hindu. Pelaksanaan ritual itu akan digelar di Kawasan Sukarno Center Heritage di Bale Agung Singaraja, Bali, pada Selasa (26/10/2021). Kepala Sukarno Center di Bali Arya Wedakarna membenarkan hal ini."Benar sedang kami siapkan acara (upacara prosesi perpindahan agama Sukmawati) di Bali," kata dia saat dihubungi, Jumat (22/10). Wedakarna menuturkan, Sukmawati memutuskan pindah ke agama Hindu, mengikuti agama yang dianut neneknya sekaligus Ibu Sukarno, Nyoman Rai Srimben. Nyoman Rai Srimben merupakan penduduk asli Kabupaten Buleleng, Bali.  "(Agama Sukmawati) Islam sekarang, sama dengan Bung Karno, tapi beliau memutuskan tepat di usia beliau yang ke-70 tanggal 26 Oktober besok, ke agama eyangnya, Ibunda Bung Karno Ida Ayu Nyoman Rai Srimben. Beliau memutuskan untuk kembali ke Hindu Dharma," kata dia. Wedakarna tak mengetahui secara pribadi alasan S

Facebook, WhatsApp, Instagram Down, Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp99,5 Triliun dalam Sehari

Triaspolitica.net : Mark Zuckerberg menderita kerugian besar setelah Facebook, WhatsApp, Instagram mengalami down hampir 8 jam sejak tadi malam, Senin, (4/10/2021) pada pukul 22.30 WIB. Facebook dkk sudah normal kembali pada Selasa pagi, pukul 05.30 WIB. Hal ini pun membuat kekayaan Mark Zuckerberg turun sekitar USD7 miliar atau setara dengan Rp99,5 triliun. Saham Facebook yang diperdagangkan pada Senin pun turun hampir 4,9% menambah penurunan sekitar 15% sejak pertengahan September. Kekayaan Mark Zuckerberg-pun  turun menjadi $ 121,6 miliar atau setara Rp1.719 Triliun dan menempatkannya ke posisi 5 di bawah Bill Gates menurut Bloomberg Billionaires Index. Menanggapi laporan FB, WA, Ig down serentak di seluruh dunia. Pihak Facebook kemudian mengumumkan adanya gangguan pada layanan mereka namun tidak menjelaskan secara spesifik terkait gangguan tersebut. Uniknya, Pihak Facebook mengkonfirmasi gangguan tersebut melalui akun mereka di media sosial Twitter. Facebook menyampaikan permohonan

Menag Yaqut: Jika Tuhan Menginginkan Agama Satu, Maka Mudah bagi Tuhan

Triaspolitica.net : Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa agama tak boleh dipaksakan kepada yang lain. Hal itu tak lepas dari esensi utama bahwa Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan agama secara beragam di muka bumi ini. "Jika Tuhan menginginkan agama satu, maka mudah bagi Tuhan jadi semua agama satu. Tuhan menginginkan kita berbeda agar kita bisa bersilaturahim, berhubungan, mengoreksi satu sama lain, saling berfikir kritis satu sama lain," kata Yaqut dalam acara Peluncuran Aksi Moderasi Beragama yang disiarkan di kanal YouTube Pendis Channel, Rabu (22/9/2021). "Karena itu agama kemudian tidak boleh dipaksakan," tambahnya. Yaqut menyatakan bahwa ajaran Islam juga telah memerintahkan umatnya agar tak memaksakan agama kepada yang lain. Tak hanya itu, ia juga menyinggung ayat ke-6 surat Al-kafirun telah memerintahkan untuk tak memaksa orang lain dalam meyakini kebenaran suatu agama. "Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Tak ada paksakan dan tidak ada in