WAJO — Personel Bhabinkamtibmas Polsek Belawa, Polres Wajo, bersama warga turun langsung melakukan kerja bakti untuk mengantisipasi tanggul jebol di tengah banjir yang melanda Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan berlangsung di Lingkungan Laikki, Kelurahan Malakke. Polisi bersama masyarakat tampak bahu membahu memperkuat tanggul sambil memantau kondisi debit air sungai yang terus meningkat.
Banjir terjadi akibat meluapnya sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kerja bakti dipimpin langsung Bhabinkamtibmas Polsek Belawa, Brigpol Muhammad Arisandi, SH. Selain membantu warga, personel kepolisian juga melakukan monitoring di sejumlah titik rawan banjir.
Kapolsek Belawa, Iptu Awal Syahrani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat guna mengantisipasi dampak banjir yang lebih luas.
“Personel kami bersama warga melaksanakan kerja bakti untuk mengantisipasi tanggul jebol sekaligus memonitor kondisi banjir di wilayah Belawa. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena debit air sungai masih mengalami peningkatan akibat curah hujan yang tinggi,” ujar Awal Syahrani.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, banjir merendam rumah warga dan area perkebunan.
Luas wilayah terdampak diperkirakan mencapai sekitar 295 hektare dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 100 sentimeter.
Kerugian akibat banjir diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Belawa untuk melakukan penanganan dan pemantauan lanjutan di wilayah terdampak.
“Kami akan terus melakukan monitoring situasi di wilayah terdampak banjir dan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ada perkembangan situasi di lapangan,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca mengingat curah hujan masih cukup tinggi.
Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi keadaan darurat di lingkungan masing-masing.
