Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Surya Paloh Sebut Ada Kemungkinan NasDem Gabung KIB, Posisi Anies Masih Belum Aman?



Triaspolitica.net : Manuver partai dan aktor politik terus berlangsung menjelang Pemilu 2024. Mengenai hal ini, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengakui segala kemungkinan masih dapat terjadi terkait koalisi untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Termasuk kemungkinan Partai Nasdem bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), bersama Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ataupun sebaliknya, koalisi Golkar yang bergabung dengan NasDem.

“Apakah perlu (Partai Nasdem) akan mungkin bergabung dengan KIB? Ya sama-sama mungkin. Mungkin KIB juga bergabung dengan Nasdem kan, jadi probability, kemungkinan itu masih terbuka,” ujar Paloh di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Namun, ia menekankan, pertemuan hari ini dengan Partai Golkar dalam upaya menjaga kondusifitas dan komitmen keduanya memprioritaskan kepentingan bangsa. “Dalam suasana menjelang pemilu memang multitafsir bisa terjadi dimana saja, kapan saja, oleh siapa saja,” ujar Paloh.

Ditanya, apakah pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto merupakan arahan dari Jokowi untuk menunjukkan kondusifitas koalisi pemerintahan yang baik? Paloh menjawab tak ada perintah tersebut. Namun, Partai Nasdem ditegaskannya terus mengawal pemerintahan Jokowi hingga 2024.

“Saya tahu bahwasannya semuanya kami, baik Presiden Jokowi, saya, Mas Airlangga, dan semua harusnya partai-partai koalisi pemerintahan memprioritaskan suasana yang kondusif, yang agak sejuk kita,” ujar Paloh.

“Bagaimana kita memprioritaskan kepentingan publik yang merindukan pemerintahan yang kuat, tetapi tetap menjaga empati nurani publik yang terjaga untuk sesuatu keadaan yang seperti ini,” sambungnya.

Airlangga sendiri mengatakan, KIB masih terbuka dengan peluang bergabungnya partai politik lain. Namun jelasnya, kedatangan Paloh ke DPP Partai Golkar dalam rangka komunikasi untuk kepentingan bangsa.

“Kita sekarang memasuki badai berikut, yaitu ketidakpastian, kita tahu, tapi kita tahu ada ketidakpastian. Nah ini juga masuk di dalam tahun politik, tetapi kita bersepakat bahwa partai politik pendukung Bapak Presiden harus tetap solid,” ujar Airlangga.

Seperti diketahui, Anies Baswedan telah mendapatkan dukungan sebagai Capres 2024 dari Partai NasDem, Demokrat dan PKS. Gabungan ke-3 partai itu sendiri telah memenuhi syarat Presidential Threshold 20%. Namun hingga saat, ke-3 partai belum melakukan deklarasi bersama mengusung Anies Baswedan. (WE/DHM)

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - TriasPolitica.net | All Right Reserved