Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Tak Ditahan Polisi, Roy Suryo Keluar dengan Senyum Semringah

Jakarta — Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, tampak tersenyum lebar saat keluar dari ruang pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/11/2025). Ia baru saja menjalani pemeriksaan selama sekitar sembilan jam sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo.

Pada pemeriksaan kali ini, Roy Suryo tidak sendiri. Dua tersangka lainnya dalam perkara yang sama, yakni Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa, juga turut menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sesaat setelah keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus, wajah Roy tampak terus dihiasi senyum semringah. Ia menyapa para pendukung yang telah menunggunya di luar gedung, meski tidak banyak memberikan pernyataan. Roy memilih menyerahkan penjelasan kepada juru bicara tim kuasa hukumnya, Refly Harun.

Refly menyampaikan bahwa Roy menjalani pemeriksaan dengan baik dan diperlakukan secara profesional oleh penyidik. Ia memastikan kliennya dalam kondisi sehat dan akan beristirahat sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.
“Alhamdulillah, dengan tidak ditahan, Mas Roy akan lebih produktif. Ia bisa berpikir, menulis, dan melakukan aktivitas lainnya,” ujar Refly.

Roy sendiri hanya mengucapkan rasa syukur atas dukungan dari simpatisan, kuasa hukum, serta penyidik.
“Alhamdulillah, tadi sudah diwakili Mas Refly Harun. Insya Allah malam ini kita bubar dengan baik. Terima kasih untuk Polda Metro Jaya dan semua yang telah membersamai malam ini,” kata Roy.

Dalam kesempatan terpisah, Roy mengklaim kehadirannya memenuhi panggilan penyidik bukan sekadar mewakili dirinya, tetapi juga masyarakat yang menginginkan perubahan dalam politik nasional.
“Saya bukan wakili saya sendiri. Dokter Rismon dan Dokter Tifa juga tidak. Kami mewakili seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan atas negeri ini,” ujar Roy kepada wartawan.

Roy menyebut, upaya pengungkapan dugaan kepalsuan ijazah Jokowi merupakan bentuk respons terhadap keresahan masyarakat yang tidak berani menyampaikan aspirasinya secara terbuka.
“Insya Allah apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat untuk silent majority. Banyak yang sebenarnya menginginkan ini, tetapi tidak bisa berteriak,” ujarnya. *

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Ads Bottom

Copyright © 2023 - TriasPolitica.net | All Right Reserved