Internasional

Intelijen Israel Dapat Info soal Rencana Baru Iran Bunuh Trump!

TriasPolitica.net

10 July 2026 16:56 • 685 view

Intelijen Israel Dapat Info soal Rencana Baru Iran Bunuh Trump!
Foto: Presiden AS Donald Trump

Washington, DC – Israel dilaporkan membagikan informasi intelijen kepada Amerika Serikat mengenai dugaan rencana baru dan lebih spesifik dari Iran untuk membunuh Presiden AS Donald Trump. Informasi tersebut muncul di tengah meningkatnya kembali ketegangan militer antara Washington dan Teheran setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir.


Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh CNN dan The Wall Street Journal pada Kamis (10/7), dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui informasi tersebut namun tidak disebutkan identitasnya.

ADVERTISEMENT

Menurut CNN, pemerintah Amerika Serikat selama ini terus memantau berbagai informasi intelijen mengenai kemungkinan adanya rencana pembunuhan terhadap Trump. Namun, informasi yang disampaikan Israel kali ini disebut sebagai peringatan baru yang mengarah pada dugaan rencana yang lebih spesifik.


Sementara itu, The Wall Street Journal menyebut intelijen yang diterima Washington menggambarkan adanya dugaan plot "baru" terhadap Trump.


Hingga kini, pemerintah AS belum mempublikasikan rincian mengenai dugaan ancaman tersebut maupun bukti yang mendukung laporan intelijen tersebut.


Iran selama bertahun-tahun menyatakan akan membalas kematian Mayor Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, yang tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika Serikat atas perintah Trump pada Januari 2020, saat ia menjabat sebagai presiden untuk periode pertamanya.


Saat dimintai tanggapan mengenai laporan tersebut, seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya merujuk pada pernyataan Trump sehari sebelumnya.


Dalam perjalanan pulang dari Konferensi Tingkat Tinggi NATO menggunakan Air Force One, Trump mengatakan dirinya meyakini menjadi sasaran Iran.


"Mereka ingin menyingkirkan pemimpin Amerika Serikat, yaitu saya. Saya ada dalam daftar mereka. Saya melihat pagi ini bahwa saya ada di setiap daftar mereka," kata Trump kepada wartawan.


Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, Trump juga menjadi sorotan setelah menggunakan pesawat Air Force One lama saat meninggalkan Turki usai menghadiri KTT NATO.

Pesawat Air Force One baru yang merupakan hadiah dari Qatar justru diterbangkan lebih dahulu menuju Inggris. Trump kemudian berganti pesawat di negara tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke Washington.


Pergantian pesawat itu memicu spekulasi mengenai pertimbangan keamanan, terutama karena terjadi bersamaan dengan dimulainya kembali serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Menurut laporan The New York Times, pergantian pesawat dilakukan atas permintaan Dinas Rahasia Amerika Serikat (US Secret Service) sebagai langkah antisipasi keamanan.


Dalam konferensi pers, Trump tidak memberikan jawaban langsung terkait alasan keamanan tersebut, tetapi kembali menyinggung adanya dugaan ancaman pembunuhan terhadap dirinya yang dikaitkan dengan Iran.


Sampai berita ini ditulis, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap laporan mengenai dugaan rencana pembunuhan terhadap Presiden Trump.


Sumber : https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2026/07/10/israel-shared-intel-about-new-iran-plot-to-kill-trump-reports

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!