Internasional

Xi Jinping ke Trump: Seharusnya China-AS Jadi Mitra Bukan Rival!

TriasPolitica.net

14 May 2026 14:53 • 901 view

Xi Jinping ke Trump: Seharusnya China-AS Jadi Mitra Bukan Rival!
Foto: Great Hall of the People, Beijing. (Google Flow AI)

Xi Jinping menegaskan bahwa hubungan antara China dan Amerika Serikat seharusnya dibangun sebagai kemitraan, bukan persaingan. Pernyataan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing, Kamis (14/5/2026), dalam pertemuan yang menjadi sorotan dunia internasional di tengah ketegangan geopolitik global.


Dalam sambutannya di Great Hall of the People, Beijing, Xi mengatakan China dan AS sama-sama akan memperoleh keuntungan dari kerja sama dan justru merugi apabila terlibat konfrontasi.

ADVERTISEMENT


“China dan Amerika Serikat seharusnya menjadi mitra, bukan rival. Kedua negara harus saling membantu untuk sukses dan berkembang bersama,” ujar Xi di hadapan Trump dan delegasi kedua negara.


Xi menilai dunia saat ini sedang mengalami perubahan besar yang belum pernah terjadi selama satu abad terakhir. Ia menyebut situasi internasional berada dalam kondisi dinamis dan penuh gejolak, sehingga hubungan Beijing-Washington memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas global.


Menurut Xi, kedua negara kini menghadapi pertanyaan besar yang menentukan arah sejarah dunia, termasuk apakah China dan AS mampu menciptakan pola baru hubungan antarnegara besar, menghadapi tantangan global bersama, serta memberikan stabilitas bagi dunia internasional.


“Ini adalah pertanyaan zaman yang harus dijawab oleh para pemimpin negara besar,” kata Xi.


Presiden China itu juga menegaskan bahwa dirinya selalu percaya Beijing dan Washington memiliki lebih banyak kepentingan bersama dibandingkan perbedaan. Ia menilai keberhasilan satu negara seharusnya menjadi peluang bagi negara lainnya, bukan ancaman.


Xi berharap pertemuan tersebut dapat membuka babak baru hubungan bilateral kedua negara. Ia bahkan menargetkan tahun 2026 menjadi “tahun bersejarah” bagi hubungan China-AS.


“Kita harus bersama-sama mengarahkan kapal besar hubungan China-AS menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.


Selain isu geopolitik, Xi turut menyoroti hubungan ekonomi kedua negara yang menurutnya bersifat saling menguntungkan. Ia menyambut positif hasil pembicaraan tim ekonomi dan perdagangan kedua negara sehari sebelumnya.


“Hasil yang dicapai bersifat seimbang dan positif. Ini merupakan kabar baik bagi rakyat kedua negara dan dunia,” kata Xi sebagaimana dikutip media pemerintah China, Xinhua.


Pertemuan Xi dan Trump berlangsung di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap konflik Timur Tengah, isu Taiwan, serta ketegangan perdagangan dan tarif antara Washington dan Beijing.


Trump datang ke Beijing didampingi Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Sejumlah petinggi perusahaan besar AS juga ikut dalam rombongan, di antaranya CEO NVIDIA Jensen Huang, CEO Tesla Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, hingga CEO BlackRock Larry Fink.


Kunjungan Trump ke China kali ini berlangsung di tengah situasi Timur Tengah yang masih rapuh pasca-konflik antara Iran dengan AS dan Israel. Meski gencatan senjata berkepanjangan kini berlaku, ketegangan kawasan masih memengaruhi ekonomi global, termasuk jalur perdagangan energi dunia di Selat Hormuz.


China selama ini terus menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog diplomatik, sementara Washington menuduh Beijing mendukung kemampuan ekonomi dan militer Iran. *


Sumber : https://aa.com.tr/en/world/china-us-should-be-partners-not-rivals-xi-tells-trump-in-beijing/3936768

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!