Nasional

Breaking News! Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi

TriasPolitica.net

05 October 2026 10:15 • 247 view

Breaking News! Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi
Foto: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri

Jakarta - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka dugaan tindak pidana terorisme di enam provinsi. Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mendeteksi dan mencegah potensi aksi terorisme sejak dini.


Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana mengatakan, penangkapan dilakukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

ADVERTISEMENT


Sebanyak 11 tersangka yang diamankan masing-masing berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).


"Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya," kata Mayndra, Minggu (4/10/2026).


Menurut Mayndra, para tersangka memiliki peran yang beragam dalam aktivitas jaringan tersebut. Peran yang diduga dilakukan antara lain konsolidasi jaringan, pelatihan, penyebaran propaganda, hingga rekrutmen yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial.


Selain itu, sejumlah tersangka juga diduga terlibat dalam pemufakatan tindak pidana terorisme.


Setelah melakukan penangkapan, Densus 88 melanjutkan proses penyidikan dengan melakukan penggeledahan, penyitaan, serta pemeriksaan terhadap barang bukti. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan tersangka untuk mengungkap lebih jauh aktivitas jaringan tersebut.


Dari hasil penyidikan sementara, ditemukan adanya keterhubungan antara para tersangka yang berada di sejumlah wilayah. Hubungan tersebut antara lain dilakukan melalui pertemuan secara daring yang digunakan untuk kegiatan indoktrinasi, konsolidasi jaringan, dan pembinaan.


"Salah satu pola yang ditemukan adalah penyelenggaraan pertemuan secara daring yang menghubungkan sejumlah pendukung Daulah Islamiyah dari beberapa daerah secara virtual," ujar Mayndra.


Penyidik juga menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh sebagian tersangka. Kegiatan tersebut antara lain berupa latihan fisik, menembak, serta bentuk pelatihan lain yang berkaitan dengan aktivitas militansi terorisme.


Densus 88 masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan para tersangka dengan jaringan terorisme lainnya. Proses penyidikan juga masih berlangsung untuk mengungkap peran masing-masing tersangka serta jaringan yang lebih luas.


"Penyidik akan mendalami barang bukti yang ditemukan serta keterhubungan masing-masing tersangka dengan individu maupun jaringan lain," kata Mayndra.


Mayndra menegaskan, penindakan tersebut merupakan bagian dari langkah Polri untuk mendeteksi dan mencegah potensi aksi terorisme sejak dini. Upaya tersebut mencakup pencegahan terhadap konsolidasi, propaganda, rekrutmen, pembinaan, hingga peningkatan kemampuan yang berpotensi berkembang menjadi tindakan kekerasan.

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!