Nasional

Kepala BGN Dadan Hindayana Naik Haji Jalur Reguler, Rela Antre 12 Tahun

TriasPolitica.net

25 May 2026 06:09 • 833 view

Kepala BGN Dadan Hindayana Naik Haji Jalur Reguler, Rela Antre 12 Tahun
Foto: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjadi sorotan publik setelah diketahui menunaikan ibadah haji melalui jalur reguler pada musim haji 2026. Di tengah berbagai fasilitas yang dapat diakses pejabat negara, Dadan memilih mengikuti proses keberangkatan seperti jamaah pada umumnya, termasuk menjalani masa antrean selama sekitar 12 tahun.


Informasi mengenai keberangkatan Dadan disampaikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, yang saat ini bertugas sebagai petugas haji di Arab Saudi. Menurut Hekal, pilihan Kepala BGN menggunakan jalur reguler menjadi perhatian tersendiri karena dilakukan tanpa memanfaatkan fasilitas khusus maupun layanan ONH Plus.

ADVERTISEMENT


“Banyak yang bertanya beberapa hari ini ke mana Pak Dadan. Ternyata beliau sedang menunaikan ibadah haji reguler. Ini menarik karena beliau sebenarnya memiliki kemampuan untuk menggunakan fasilitas ONH Plus, tetapi memilih jalur reguler seperti masyarakat kebanyakan,” ujar Mohamad Hekal, Sabtu (23/5/2026).


Hekal menilai, langkah yang diambil Dadan menunjukkan sikap sederhana seorang pejabat publik di tengah sorotan masyarakat terhadap gaya hidup para pejabat negara. Menurutnya, Dadan tetap menjalani seluruh proses ibadah sebagaimana jamaah reguler lainnya.


“Sebagai pejabat negara, saya lihat beliau memilih menjalani ibadah secara sederhana dan apa adanya bersama jamaah reguler lainnya,” kata Hekal.


Kesederhanaan tersebut, lanjut Hekal, juga terlihat dari fasilitas penginapan yang ditempati Dadan selama berada di Makkah. Kepala BGN itu disebut menginap di hotel reguler dengan jarak sekitar lima kilometer dari Masjidil Haram.


“Fasilitas hotel yang didapat juga biasa saja. Jaraknya sekitar lima kilometer dari Masjidil Haram. Bahkan kemarin beliau menuju Kabah menggunakan bus bersama jamaah lainnya,” ujarnya.


Hekal menambahkan, sikap Dadan Hindayana dapat menjadi teladan bagi pejabat publik lainnya dalam menunjukkan kesederhanaan dan kedekatan dengan masyarakat.


“Kesederhanaan seperti ini penting ditunjukkan pejabat publik. Jabatan tinggi tidak membuat beliau mengambil fasilitas berlebihan. Beliau tetap memilih menjalani proses sebagaimana masyarakat umum,” tuturnya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dadan Hindayana berangkat menuju Tanah Suci pada 20 Mei 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 4 Juni 2026. *

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram TriasPolitica.net, Klik : WA Grup & Telegram Channel

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!